Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

THE RELATIONSHIP BETWEEN THE QUALITY OF NURSING WORK LIFE AND THE PERFORMANCE OF INPATIENT INSTALLATION NURSES AT THE BLUD OF SOUTHEAST SULAWESI PROVINCIAL PSYCHIATRIC HOSPITAL IN 2026 Mutia Amalia Rahma; Noviani Munsir; Muhammad Al Rajab
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v11i3.2916

Abstract

Quality of Nursing Work life (QNWL) merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kinerja perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan. Kualitas kehidupan kerja yang baik akan meningkatkan motivasi, kepuasan kerja, dan produktivitas perawat sehingga berdampak pada peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Quality of Nursing Work life terhadap kinerja perawat instalasi rawat inap di BLUD Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 89 perawat dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, sehingga diperoleh sebanyak 72 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Quality of Nursing Work life berdasarkan teori Brooks dan Anderson (2005) serta kuesioner kinerja perawat berdasarkan standar proses keperawatan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 48 responden (66,7%) memiliki Quality of Nursing Work life kategori baik dan 50 responden (69,4%) memiliki kinerja perawat kategori baik. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,019 (p < 0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara Quality of Nursing Work life dengan kinerja perawat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik Quality of Nursing Work life yang dirasakan perawat, maka semakin baik pula kinerja perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan. Oleh karena itu, rumah sakit perlu meningkatkan kualitas kehidupan kerja perawat melalui perbaikan lingkungan kerja, dukungan organisasi, dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.