Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Non-Performing Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap Return On Asset (ROA) pada PT Bank Mandiri Tbk periode 2015–2024. Variabel independen dalam penelitian ini adalah NPL dan LDR, sedangkan variabel dependennya adalah ROA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi penelitian berupa laporan keuangan tahunan PT Bank Mandiri Tbk, dengan sampel berupa laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan catatan atas laporan keuangan selama periode 2015–2024. Hasil Uji Parsial (Uji t) menunjukkan bahwa Non-Performing Loan (NPL) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return On Asset (ROA), dengan nilai thitung sebesar -3,808 lebih besar dari ttabel 2,365 (dilihat dari nilai absolut), dan nilai signifikansi 0,007 < 0,05. Sementara itu, Loan to Deposit Ratio (LDR) tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, dengan nilai thitung sebesar 1,250 < ttabel 2,365 dan nilai signifikansi 0,251 > 0,05. Hasil Uji Simultan (Uji F) menunjukkan bahwa Non-Performing Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA), dengan nilai Fhitung sebesar 8,382 > Ftabel 4,737 dan nilai signifikansi 0,014 < 0,05. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,840 mengindikasikan bahwa hubungan antara NPL dan LDR dengan ROA tergolong sangat kuat. Sementara itu, nilai Adjusted R Square sebesar 0,621 menunjukkan bahwa 62,1% variasi ROA dapat dijelaskan oleh NPL dan LDR, sedangkan 37,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini.