Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Identitas Nasional Indonesia Melalui Pembelajaran Kelas pada Anak Diaspora di Malaysia Aguswan Zai; Nenin Astiti Ayunda
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3336

Abstract

Kegiatan pengabdian ini membahas pembelajaran kelas yang dirancang untuk membangun identitas nasional Indonesia pada anak-anak diaspora pekerja migran di sebuah Sanggar Bimbingan (SB Mitra) di Selangor, Malaysia (nama dan lokasi lembaga disamarkan atas permintaan pihak lembaga), selama program Kuliah Kerja Nyata Internasional “Mangunsari Goes Abroad 2026” yang diselenggarakan LLDIKTI Wilayah VI bersama Universitas Islam Sultan Agung, Universitas Sains Al-Qur'an, dan Universitas AKI. Kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, lembar kerja, kuis harian, dan hasil Sumatif Akhir Tahun (SAT). Program kerja disusun dalam tiga klaster: pendidikan kewarganegaraan dan Pancasila, pengenalan budaya dan warisan bangsa, serta pembentukan karakter dan keagamaan. Hasil menunjukkan peningkatan konsisten pada hampir seluruh aspek yang diamati tanpa penurunan pada aspek apa pun. Tantangan utama diatasi melalui pembelajaran visual-tematik, diferensiasi jenjang, dan pemberian makna pada rutinitas. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pembelajaran kelas yang dirancang secara intensional dapat menjadi sarana efektif memperkuat identitas nasional anak diaspora Indonesia.
Implementasi Lima Pilar Utama dalam Pengabdian Masyarakat Internasional untuk Meningkatkan Pendidikan Anak-Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia: - Debora Benedicta Roi; Nenin Astiti Ayunda
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3351

Abstract

Limited access to formal education and the threat of national identity degradation overshadow the children of Indonesian Migrant Workers (PMI) in Malaysia. This community service aims to describe the implementation of the International Community Service Program "Mangunsari Goes Abroad 2026" in enhancing educational access, character development, health, and learning motivation. The method employed was an Action-Oriented Approach combined with interactive community education. The results demonstrated significant improvements across all indicators: visual literacy increased to 85%, national insight jumped to 90%, health awareness (PHBS) reached 90%, character building reached 85%, and entrepreneurial skills rose to 85%. In conclusion, the multidimensional integration of the five core programs successfully bridges educational gaps, builds independent character, and fosters sustainable nationalism among migrant workers' children.