Firmansyah Putra
Universitas Airlangga Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Moderasi Firmansyah Putra; Fitri Ismiyanti
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 6 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i6.11496

Abstract

Nilai perusahaan merupakan indikator utama bagi investor dalam menilai kinerja dan keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini mengkaji pengaruh profitabilitas, yang diukur dengan Return on Assets (ROA), serta leverage, yang direpresentasikan oleh Debt to Equity Ratio (DER), terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Price to Book Value (PBV). Good Corporate Governance (GCG) dianalisis sebagai variabel moderasi. GCG diukur melalui komposisi dewan direksi, komposisi kepemilikan saham manajemen, proporsi dewan komisaris independen, serta komposisi komite audit. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data panel dari 10 bank terbesar di Indonesia berdasarkan total aset menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020–2024, dan Moderated Regression Analysis (MRA) diterapkan untuk menguji efek interaksi antara kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Return on Assets (ROA) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Selain itu, Corporate Social Responsibility (CSR) terbukti memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Namun demikian, Good Corporate Governance (GCG) yang direpresentasikan oleh komposisi kepemilikan saham manajemen dan komposisi komite audit tidak memoderasi hubungan antara leverage keuangan dan nilai perusahaan maupun antara CSR dan nilai perusahaan. Sebaliknya, komposisi dewan direksi dan komisaris independen terbukti memoderasi hubungan antara ROA dan nilai perusahaan, serta hubungan antara CSR dan nilai perusahaan