Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN MINDFULNESS DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL POSITIF (POSITIVE MENTAL HEALTH) PADA REMAJA Dhea Ayla Cinta Arfanindivka; Fahrul Rozi
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 11 No. 1 (2026): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/c5wzth37

Abstract

Adolescence is a critical developmental period marked by high vulnerability to mental health issues, with global data indicating significant emotional and behavioral disturbances among this demographic. While Positive Mental Health (PMH) is essential for optimal psychosocial functioning, identifying effective psychological resources to foster PMH remains a priority. This study investigates the relationship between mindfulness, a state of non-judgmental present-moment awareness, and positive mental health in adolescents. A quantitative cross-sectional design was employed, involving 207 adolescents aged 16–24 years selected through accidental sampling. Data were collected using the Mindfulness Attention Awareness Scale (MAAS) and the Positive Mental Health Scale (PMH-Scale). Data analysis was conducted using Pearson product-moment correlation. The demographic analysis revealed a predominant female participation (65.2%). The correlation analysis demonstrated a significant positive relationship between mindfulness and positive mental health. Mindfulness serves as a significant, albeit modest, psychological predictor of positive mental health in adolescents. Cultivating mindfulness can enhance emotional, psychological, and social well-being, suggesting its viability as a preventative psychological intervention in adolescent mental health programs. Masa remaja merupakan periode perkembangan kritis yang ditandai dengan kerentanan tinggi terhadap masalah kesehatan mental. Data global menunjukkan tingginya prevalensi gangguan emosional dan perilaku pada demografi ini. Meskipun kesehatan mental positif (Positive Mental Health/PMH) sangat esensial bagi fungsi psikososial yang optimal, upaya mengidentifikasi sumber daya psikologis yang efektif untuk menumbuhkan PMH masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara mindfulness dengan kesehatan mental positif pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain potong-lintang kuantitatif yang melibatkan 207 remaja berusia 16–24 tahun, direkrut melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Mindfulness Attention Awareness Scale (MAAS) dan Positive Mental Health Scale (PMH-Scale). Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson product-moment. Mayoritas partisipan dalam penelitian ini adalah perempuan (65,2%). Hasil analisis korelasi membuktikan adanya hubungan positif yang signifikan secara statistik antara mindfulness dan kesehatan mental positif. Mindfulness berperan sebagai prediktor psikologis yang signifikan terhadap kesehatan mental positif pada remaja. Menumbuhkan mindfulness dapat memfasilitasi peningkatan kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial, menjadikannya intervensi preventif yang potensial dalam program kesehatan mental remaja.