Galuh Sulis Setia Windari
Institut Agama Islam Abuya Salek Sarolangun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRANSFORMASI PEMBELAJARAN PAI DI ERA DIGITAL: PERAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DAN PEER INTERACTION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Shelina Nur Indahsari; Indri Oktaviani; Galuh Sulis Setia Windari; Dzaky Pratama; Siti Aisyah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.60404

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital dengan fokus pada peran kompetensi pedagogik guru dan peer interaction terhadap penguatan hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari buku, artikel jurnal, laporan resmi, dan dokumen yang relevan dengan pedagogi digital, pembelajaran PAI, kompetensi pedagogik, interaksi teman sebaya, dan hasil belajar. Data dianalisis melalui analisis isi dengan tahapan reduksi, kategorisasi, perbandingan, dan sintesis literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI digital menjadi efektif ketika guru mampu merumuskan tujuan, memilih media digital yang relevan, mengkurasi konten keislaman, memfasilitasi diskusi, dan melaksanakan asesmen formatif. peer interaction memperkuat keterlibatan kognitif, motivasi, efikasi diri, dan tanggung jawab sosial melalui diskusi, kolaborasi, umpan balik teman sebaya, dan refleksi bersama. Kajian ini menyimpulkan bahwa hasil belajar siswa dalam PAI digital bergantung pada integrasi kompetensi pedagogik guru, penggunaan teknologi yang bermakna, dan interaksi teman sebaya yang terstruktur.
PENGUATAN PEMBELAJARAN BERMAKNA DI MADRASAH IBTIDAIYAH MELALUI DEEP LEARNING DAN KONSTRUKTIVISME ISLAMI PADA ERA SOCIETY 5.0 Jeni Riske; Galuh Sulis Setia Windari; Katrun Nada; Imelda Elviana; Putri Setia Ayu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.60450

Abstract

Dengan mengadopsi metode Systematic Literature Review (SLR) yang berpedomankan PRISMA, kajian ini berupaya mensintesis peran pedagogi deep learning dan konstruktivisme Islami dalam memperkuat pembelajaran bermakna di jenjang madrasah ibtidaiyah seiring perkembangan society 5.0. Literatur diidentifikasi melalui Google Scholar, Crossref, DOAJ, jurnal terindeks SINTA, dan pangkalan data internasional terbuka dengan kata kunci pembelajaran bermakna, deep learning, konstruktivisme Islami, madrasah ibtidaiyah, dan society 5.0. Dari 64 dokumen yang disaring, 25 publikasi terpilih untuk dianalisis. Temuan riset ini mengindikasikan bahwa pembelajaran bermakna di madrasah ibtidaiyah tercipta apabila siswa mampu mengaitkan pengetahuan prasyarat, prinsip keislaman, interaksi sosial, penjelajahan digital, dan refleksi atas pengalaman. Pembelajaran mendalam (deep learning) berkontribusi signifikan melalui proses inkuiri, kolaborasi, berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, serta pemecahan masalah yang otentik. Konstruktivisme Islam turut memperkaya tahapan ini dengan menempatkan siswa sebagai aktor utama yang membangun pemahaman dalam kerangka tauhid, adab, tarbiyah, ta'lim, dan ta'dib. Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi pembelajaran society 5.0 di madrasah ibtidaiyah harus mengintegrasikan pedagogi digital dengan pembelajaran konstruktivis yang berakar pada nilai-nilai.