Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada materi teknik dasar passing chest pass bola basket melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas X.3 SMA Negeri 7 Denpasar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang mana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas murid kelas X.3 SMA Negeri 7 Denpasar yang berjumlah 37 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar PJOK siswa pada materi teknik dasar passing chest pass bola basket. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil belajar siswa, yang mana aspek pengetahuan meningkat dari 51% pada siklus I menjadi 89% pada siklus II, serta pada aspek keterampilan dari 27% pada siklus I meningkat menjadi 89% pada siklus II. Selain itu, kemampuan siswa dalam memahami materi dan melakukan teknik passing chest pass juga meningkat pada setiap siklus pembelajaran. Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pemecahan masalah sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan berpusat pada siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif meningkatkan hasil belajar PJOK pada materi teknik dasar passing chest pass bola basket siswa kelas X.3 SMA Negeri 7 Denpasar.