Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN SARANA PRASARANA SEBAGAI STRATEGI BRANDING MADRASAH: STUDI KASUS MTS MATHALIBUL HUDA MLONGGO Nurul Fitria; Sukarman Sukarman
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.60777

Abstract

Persaingan antar lembaga pendidikan yang semakin kompetitif menuntut madrasah untuk memiliki strategi yang mampu meningkatkan daya tarik dan kepercayaan masyarakat. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah melalui pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan yang efektif sebagai bagian dari upaya branding lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sarana dan prasarana pendidikan sebagai strategi branding madrasah dalam meningkatkan penerimaan peserta didik baru di MTs Mathalul Huda Mlonggo Jepara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berbagai sumber literatur, seperti jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian yang relevan dengan manajemen sarana dan prasarana, branding pendidikan, dan penerimaan peserta didik baru. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi, mengkaji, dan menginterpretasikan berbagai temuan yang berkaitan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana yang dilaksanakan secara terencana melalui kegiatan perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan evaluasi mampu mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di madrasah. Selain berfungsi sebagai pendukung proses pembelajaran, sarana dan prasarana juga berperan sebagai instrumen branding yang membentuk citra positif lembaga di mata masyarakat. Keberadaan fasilitas yang memadai, lingkungan belajar yang nyaman, serta fasilitas pembelajaran yang representatif menjadi faktor yang memengaruhi kepercayaan orang tua dalam memilih madrasah. Pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif terbukti dapat meningkatkan daya tarik lembaga dan berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan peserta didik baru. Namun demikian, upaya tersebut masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan pendanaan, kebutuhan pemeliharaan fasilitas yang berkelanjutan, dan tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen sarana dan prasarana pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai pendukung proses pembelajaran, tetapi juga merupakan strategi branding yang efektif dalam meningkatkan daya saing madrasah dan penerimaan peserta didik baru. Oleh karena itu, pengelolaan sarana dan prasarana perlu dilakukan secara profesional, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan strategi pemasaran pendidikan guna memperkuat citra serta keunggulan kompetitif madrasah.