Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada materi keterampilan gerak dasar permainan sepak bola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada murid kelas V SD Negeri 2 Penarungan Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 murid yang terdiri atas 10 murid laki-laki dan 5 murid perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pengetahuan dan observasi keterampilan, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT mampu meningkatkan hasil belajar PJOK secara signifikan. Ketuntasan hasil belajar pada aspek pengetahuan meningkat dari 53,3% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II, sedangkan aspek keterampilan meningkat dari 46,6% menjadi 100%. Secara klasikal, ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan dari 40% pada kondisi awal menjadi 46,6% pada siklus I dan mencapai 100% pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa model TGT mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, kompetitif, dan menyenangkan melalui kegiatan diskusi kelompok, permainan, turnamen, serta pemberian penghargaan. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar PJOK pada materi keterampilan gerak dasar permainan sepak bola di sekolah dasar.