Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS berdasarkan observasi awal tanggal 29 sampai 31 Oktober 2026 di SDN 112/II Purwo Bakti. Kondisi tersebut terlihat dari rendahnya partisipasi siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat, bekerja sama, dan menghasilkan karya. Data nilai belajar harian menunjukkan bahwa dari 27 siswa hanya 7 siswa atau 25,93% yang mencapai KKTP, sedangkan 20 siswa atau 74,07% belum tuntas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan proses dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas dua pertemuan. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas IV SDN 112/II Purwo Bakti yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan soal tes hasil belajar kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa. Proses belajar siswa meningkat dari 25,92% pada Siklus I Pertemuan I menjadi 59,25% pada Siklus I Pertemuan II, kemudian 82,35% pada Siklus II Pertemuan I, dan mencapai 88,88% pada Siklus II Pertemuan II. Keterlaksanaan pembelajaran oleh pendidik meningkat dari 85% dan 90% pada Siklus I menjadi 100% pada Siklus II. Hasil belajar kognitif siswa meningkat dari 7,41% pada Siklus I menjadi 88,89% pada Siklus II.