This Author published in this journals
All Journal Jurnal Health Sains
Ade Rahayu Prihartini
Universitas Bina Bangsa, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Konsumsi Susu Kedelai sebagai Pendamping Tablet Tambah Darah terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester II Ade Rahayu Prihartini; Rini Setiawati; Hana Nurul Khaeriyah
Jurnal Health Sains Vol. 7 No. 4 (2026): Journal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v7i4.2850

Abstract

Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan maternal yang meningkatkan risiko komplikasi ibu dan janin, termasuk perdarahan, persalinan prematur, dan berat badan lahir rendah. Meskipun Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan terapi standar, efek samping gastrointestinal seperti mual dan konstipasi serta kepatuhan yang belum optimal menunjukkan perlunya intervensi pangan pendamping yang dapat diterima ibu hamil. Susu kedelai dipilih karena menyediakan protein, asam folat, zat besi nabati, dan zat gizi lain yang mendukung pembentukan hemoglobin, mudah diperoleh, serta relatif terjangkau bagi masyarakat. Research gap penelitian ini adalah terbatasnya bukti pemanfaatan susu kedelai sebagai pendamping TTD pada ibu hamil trimester II di layanan primer. Kebaruan penelitian terletak pada evaluasi intervensi 200 ml susu kedelai dua kali sehari selama 14 hari pada konteks pelayanan antenatal Puskesmas Karangnunggal tahun 2026. Penelitian pra-eksperimental one group pretest-posttest melibatkan 30 ibu hamil trimester II dari populasi 48 orang yang dipilih secara purposive dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Kadar hemoglobin diukur menggunakan hemoglobin meter digital pada awal dan akhir intervensi. Data berdistribusi normal berdasarkan Shapiro-Wilk (pretest p=0,153; posttest p=0,063) dan dianalisis menggunakan paired t-test. Rerata hemoglobin meningkat dari 9,81 g/dL menjadi 10,27 g/dL. Analisis berpasangan menunjukkan perbedaan bermakna (t=4,044; df=29; p<0,001), interval kepercayaan 95% peningkatan 0,25–0,75 g/dL, dan ukuran efek Cohen's dz=0,74. Proporsi ibu tanpa anemia meningkat dari 30,0% menjadi 50,0%. Temuan menunjukkan manfaat statistik dan klinis tingkat sedang-besar. Susu kedelai dapat dipertimbangkan sebagai pendamping, bukan pengganti TTD, disertai pemantauan kadar hemoglobin dan edukasi gizi oleh tenaga kesehatan dalam pelayanan antenatal secara berkelanjutan.