Shafana Dhiya Ulhaq Huwaida
Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN BI-LSTM DAN SVM UNTUK KLASIFIKASI MULTI-KELAS PERTANYAAN PENGGUNA PADA PLATFORM KONSULTASI KESEHATAN DARING BERBAHASA INDONESIA Shafana Dhiya Ulhaq Huwaida; Safitri Juanita
Biner : Jurnal Ilmiah Informatika dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/biner.v5i2.11489

Abstract

Pertumbuhan platform konsultasi kesehatan daring di Indonesia menghasilkan volume data teks yang semakin besar sehingga diperlukan sistem klasifikasi otomatis untuk mengategorikan pertanyaan pengguna secara efektif. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa Bidirectional Long Short-Term Memory (Bi-LSTM) dan Support Vector Machine (SVM) pada klasifikasi multi-kelas pertanyaan pengguna berbahasa Indonesia. Dataset yang digunakan diekstrak dari 497.974 rekaman konsultasi platform Alodokter periode 2014–2021, dengan 10.659 data valid yang dikelompokkan ke dalam tujuh topik penyakit dengan frekuensi pertanyaan tertinggi. Penelitian ini menerapkan prapemrosesan teks serta tiga strategi penanganan class imbalance, yaitu class weight, oversampling, dan undersampling. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa skenario class weight menghasilkan performa terbaik pada kedua model. Bi-LSTM memperoleh weighted F1-score sebesar 0,892 dan AUC sebesar 0,985, sedikit lebih tinggi dibandingkan SVM yang memperoleh weighted F1-score sebesar 0,891 dan AUC sebesar 0,984, sementara kedua model mencapai akurasi yang sama sebesar 0,890. Penelitian ini memberikan bukti empiris perbandingan langsung Bi-LSTM dan SVM pada pertanyaan pengguna platform konsultasi kesehatan daring berbahasa Indonesia, sekaligus mengevaluasi tiga strategi penanganan class imbalance dalam satu kerangka eksperimen yang masih terbatas pada penelitian sebelumnya.