Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL MEDIA FLIPCHART DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS V MI RAUDLATUL MUSTARSYIDIN Qusairi Qusairi
Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2025): Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/abuyaVol3iss1Y2025675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas model pembelajaran Flipchart dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V MI Raudlatul Mustarsyidin. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus, masing-masing disertai evaluasi hasil belajar dan observasi aktivitas guru dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, dengan persentase ketuntasan meningkat dari 52% menjadi 78%. Selain itu, terdapat peningkatan partisipasi siswa dalam pembelajaran dan efektivitas guru dalam menyampaikan materi menggunakan media Flipchart. Media ini terbukti mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik, memfasilitasi pemahaman materi secara visual, serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses tanya jawab. Dengan demikian, Flipchart dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dan aplikatif dalam mendukung proses belajar mengajar di sekolah dasar. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menerapkan media ini pada mata pelajaran lain dan jenjang pendidikan yang berbeda guna melihat konsistensi efektivitasnya.
TRANSFORMASI PERAN GURU DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE: DARI SUMBER PENGETAHUAN MENUJU FASILITATOR PEMBELAJARAN Qusairi Qusairi; Fawaid Zaini
Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2026): Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/abuyaVol4iss1Y20261131

Abstract

Perkembangan Artificial intelligence (AI) telah mendorong perubahan mendasar dalam paradigma pendidikan, khususnya terhadap posisi dan peran guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi peran guru di era AI, dari sumber utama pengetahuan menuju fasilitator pembelajaran yang adaptif, serta mengidentifikasi strategi kolaborasi yang relevan antara guru dan AI dalam konteks pendidikan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research melalui teknik content analysis terhadap berbagai literatur yang relevan, meliputi jurnal ilmiah, buku akademik, dan laporan penelitian yang diterbitkan dalam rentang tahun 2020–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran AI telah memicu pergeseran epistemic authority dari guru kepada sistem Artificial Intelligence sebagai rujukan utama peserta didik, yang menuntut rekonstruksi otoritas pedagogik guru melalui empat peran baru: fasilitator, mentor, mediator, dan validator pengetahuan. Keberhasilan integrasi AI dalam pendidikan mensyaratkan kolaborasi seimbang antara kapabilitas AI dan kompetensi pedagogik guru, yang dapat diwujudkan melalui penguatan literasi AI, perancangan pembelajaran student centered berbantuan AI, serta internalisasi etika digital dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa guru tidak tergantikan oleh AI karena dimensi humanistik pendidikan, pembentukan karakter, bimbingan emosional, dan penanaman nilai moral, hanya dapat diwujudkan melalui kehadiran dan keteladanan manusia.