Dekorasi rumah adalah perencanaan tata letak dan desain ruang interior di dalam rumah yang tujuannya perbaikan fungsional, pengayaan estetika, peningkatan psikologis ruang interior. Produk dekorasi rumah dapat disesuaikan dengan tema interior yang sedang tren pada waktu tersebut. Material rotan adalah salah satu material yang dapat diaplikasikan dan dikembangkan untuk produk dekorasi menurut tren interior 2021 berdasarkan pendapat profesional. Namun, UKM rotan di Surabaya tidak banyak jika dibandingkan rotan yang sebagian besar(70%) dari populasi dunia ada di Indonesia. Oleh karena itu, perlu pengembangan pada UKM rotan di Surabaya. Penelitian ini adalah eksperimen untuk mendesain produk set home decoration bermaterial rotan dalam tampilan yang baru yaitu pada interior kontemporer. Selama pandemi covid-19, orang mulai di rumahnya dan akhirnya menata rumahnya sehingga interior tahun 2021 akan terpengaruh mengikuti dunia yang terus berubah dan pandemi yang berkepanjangan. Berdasarkan tren 2021, beberapa hal bisa dipadukan seperti material ramah lingkungan, mengandung nilai seni, dan nuansa etnik. Ketiganya dapat diimplementasikan pada rumah yang bisa disebut interior kontemporer dimana definisi kontemporer adalah masa kini, penggabungan beberapa gaya. Material ramah lingkungan juga akan menjadi solusi dari permasalahan yang muncul di 2020 seperti rotan yang karakteristiknya natural, menggambarkan material etnik Indonesia yang sifatnya mudah dibentuk. Dibalik jumlah rotan yang melimpah, keberadaan UKM yang mengolah rotan di Surabaya hanya sedikit. Beberapa faktornya adalah tidak banyaknya pengrajin rotan dan bahan baku yang hanya bisa diperoleh dari luar Surabaya, serta tampilan produk rotan yang belum terlalu berkembang jika dibandingkan dengan dulu. Namun, UKM di Surabaya tetap mengusahakan untuk bisa terus bertahan dan memproduksi produk rotan. Dengan adanya hal tersebut, rotan bisa dikembangkan untuk menjaga eksistensinya sehingga peneliti melakukan eksperimen terhadap material rotan untuk diolah menjadi set produk home decoration. Dalam eksperimen peneliti mencoba membuat pola anyam baru yang dimodifikasi dari pola anyam yang sudah ada sebelumnya. Selain itu, peneliti membuat produk rotan dengan memadukan material lain seperti plastic 3dprint dimana menggunakan 3dprint memakan biaya dan membutuhkan kemampuan khusus dalam 3dmodelling sehingga peneliti memutuskan menggunakan kayu dikarenakan UKM rotan bisa bekerja sama dengan tukang kayu. Desain dari set home menggunakan gaya asimetris pada produk rotan untuk mencerminkan gaya kontemporer yang bebas.