Sudadi
IAI SUNAN GIRI Ponorogo, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potensi Pengembangan Destinasi Wisata Gunung Badut Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo Sudadi
AKSIOLOGI: Journal of Community Development Vol 2 No 2 (2026): AKSIOLOGI: Journal Community Development
Publisher : CV Omah Kreaor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63199/aksiologi.v2i2.88

Abstract

Gunung Badut yang terletak di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo memiliki potensi wisata alam yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat. Namun, optimalisasi potensi tersebut masih memerlukan sinergi antara pengelolaan sumber daya alam, pemberdayaan masyarakat, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan destinasi wisata Gunung Badut serta mengkaji peran pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gunung Badut memiliki potensi alam, sosial, dan ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan. Keterlibatan masyarakat melalui pengelolaan usaha mikro, penyediaan jasa wisata, dan partisipasi dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengembangan destinasi. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah desa, Pokdarwis, dan masyarakat mampu menciptakan pengelolaan wisata yang berorientasi pada aspek ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi konsep pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat sebagai strategi pengembangan wisata lokal yang berdaya saing dan berkelanjutan.