Muhammad Erwan Syah
Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Self-Efficacy dengan Pengambilan Keputusan Karir Siswa SMK PGRI 2 Taman Pemalang Thitania Putri Susfiyanti; Muhammad Erwan Syah
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i2.3457

Abstract

Kesulitan pengambilan keputusan karir terjadi pada siswa terjadi karena siswa berada pada tahap perkembangan remaja. Remaja akan mengalami fase penentuan karir. Oleh karena itu, siswa dengan self-efficacy yang baik cenderung mampu dalam proses pengambilan keputusan karir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan pengambilan keputusan karir siswa SMK PGRI 2 Taman, Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa SMK PGRI 2 Taman, Pemalang dengan teknik accidental sampling sehingga mendapatkan sampel berjumlah 114 siswa yang terdiri dari 44 siswa laki-laki dan 70 siswa perempuan kelas XI. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik inferensial dengan uji korelasional spearman rank karena salah satu variabel tidak memnuhi asumsi normalitas, sehingga analisis parametrik tidak dapat dilakukan pada penelitian ini. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi software Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 16.0 untuk mengetahui hubungan antar variabel. Terdapat dua hipotesis yang diajukan, yaitu hipotesis alternatif dan hipotesis nol. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan pengambilan keputusan karir siswa SMK PGRI 2 Taman, Pemalang dengan nilai signifikan 0,816 (p>0,05) sehingga hipotesis nol diterima dan hipotesis alternatif ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa self-efficacy bukan merupakan satu-satunya faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan karir, tetapi masih ada faktor lain yang lebih mendominasi dibanding self-efficacy.