Rizka Aisyah
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Literasi Digital Pada Anak Usia Dini di Indonesia dan Luar Negeri Rizka Aisyah
At-Thufail Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Ath-Thufai: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 2 Nomor 1, September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammdiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/n8m3mq43

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan pembaharuan pada pembelajaran abad 21 di PAUD, salah satunya yaitu pembelajaran literasi digital. Pelaksanaan kegiatan literasi digital pada Anak Usia Dini mendorong guru untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni untuk dapat menerapkan teknologi digital pada anak. Implementasi pembelajaran dari berbagai media yang beragam membuat pembelajaran literasi digital makin menarik dan meningkatkan kemampuan literasi digital anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi melalui analisis implementasi pembelajaran literasi digital di PAUD dari sekolah Indonesia dan Luar Negeri. Penelitian ini menerapkan lima tahapan Systematic Literatur Review (SLR) dengan cara mengumpulkan dan meninjau artikel yang terkait dengan implementasi pembelajaran literasi digital di PAUD Indonesia dan Luar Negeri baik dari jurnal nasional maupun internasional. Artikel-artikel yang diakses bersumber dari jurnal elektronik yaitu Google Scholar, Eric, SagePub, Research Gate, SINTA, DOAJ, dan Scopus dengan jumlah sebanyak 32 artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi literasi digital pada anak usia dini baik di Indonesia maupun Luar Negeri sudah menggunakan berbagai media pembelajaran berbasis digital. Implementasi literasi digital pada anak usia dini di Indonesia terdapat perbedaan dengan implementasi literasi digital pada anak usia dini di Luar Negeri dimana dalam hal kemampuan guru lebih memiliki kemampuan dalam bidang IT.