Much. Rizal Arifin
STIKes Maharani Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pengaruh Peer Education Terhadap Perilaku Merokok Pada Remaja Di SMP Negeri 1 Wajak : Peer Education, Perilaku Merokok, Remaja Much. Rizal Arifin; Rahmawati Maulidia; Ridwan Sofian
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 11 No 2 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merokok pada remaja jika tidak segera dicegah dapat berdampak negatif pada remaja. Salah satu pencegahan untuk mengubah pengetahuan, sikap, dan perilaku merokok adalah dengan menggunakan pendekatan pendidikan sebaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendidikan sebaya terhadap perilaku merokok pada remaja di SMP Negeri 1 Wajak. Desain penelitian menggunakan pendekatan pra-eksperimental dengan desain pretest-posttest satu kelompok. Sampel terdiri dari 30 remaja yang memiliki kepribadian perokok. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Instrumen pengukuran menggunakan lembar kuesioner perilaku merokok. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah siswa sebelum diberikan pendidikan sebaya terkait perilaku merokok berada pada kategori cukup dengan 20 responden (66,7%). Setelah diberikan pendidikan sebaya terkait perilaku merokok, hampir seluruh siswa menunjukkan hasil pada kategori rendah dengan 26 responden (86,7%). Hasil analisis Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p Asymp.sig (2-tailed) = 0,000 (α <0,05), yang berarti terdapat Pengaruh Pendidikan Sebaya terhadap Perilaku Merokok pada Remaja di SMP Negeri 1 Wajak. Pendidikan sebaya memiliki dampak positif terhadap perilaku merokok karena dengan pendidikan sebaya, tidak hanya pengetahuan yang diperoleh, tetapi juga pengalaman pribadi dibagikan dalam proses berhenti merokok. Pendidikan sebaya yang melibatkan teman sebaya seringkali memiliki pengaruh besar terhadap sikap seseorang, terutama remaja karena informasi yang disampaikan oleh teman sebaya seringkali lebih mudah diterima dan dipahami. Teman sebaya dapat meningkatkan pemahaman individu tentang bahaya merokok, termasuk risiko kesehatan jangka panjang seperti kanker, penyakit jantung, dan gangguan pernapasan serta meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi tekanan.