Eka Maulida Mailani
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model PITA untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Komunikasi pada Pendidikan Pancasila di SD Eka Maulida Mailani; Maimunah
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.919

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini meliputi rendahnya keterampilan berpikir kritis dan komunikasi siswa yang belum optimal. Idealnya, proses pembelajaran yang diterapkan harus mampu memampukan siswa menganalisis solusi atas berbagai masalah serta mengemukakan pendapat dan argumen mereka. Masalah-masalah ini berakar pada kurangnya aktivitas yang dirancang untuk mengasah keterampilan berpikir kritis; proses pembelajaran cenderung terbatas pada menjawab pertanyaan dari buku teks, dan diskusi kelompok jarang dilakukan. Salah satu solusi potensial adalah penerapan model pembelajaran PITA, yang mengombinasikan *Problem-Based Learning*, *Group Investigation*, dan teknik "Talking Stick". Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi siswa. Penelitian ini diklasifikasikan sebagai Penelitian Tindakan Kelas (PTK) karena berupaya memahami dinamika yang terlibat dalam proses perbaikan dan transformasi pembelajaran di kelas. Penelitian dilaksanakan dalam tiga sesi. Subjek penelitian adalah 14 siswa kelas lima (4 laki-laki dan 10 perempuan) di SDN Kuin Utara 5 Banjarmasin pada semester kedua tahun ajaran 2025/2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terkait keterampilan berpikir kritis, persentase siswa yang dikategorikan "sangat terampil" adalah 31% pada sesi pertama dan meningkat menjadi 85% pada sesi terakhir. Terakhir, mengenai keterampilan komunikasi, persentase siswa yang dikategorikan "sangat terampil" adalah 31% pada sesi pertama dan meningkat menjadi 92% pada sesi terakhir.