Fitria Nur Hayati
Sekolah Tinggi Islam Al-Mukmin Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembelajaran Bahasa Arab Dengan Metode Mulāzamah Di Pondok Pesantren Islam Al Mukmin Fitria Nur Hayati
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1110

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab di lingkungan pesantren menghadapi tantangan dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mengintegrasikan penguasaan kompetensi kebahasaan dengan pembentukan karakter santri secara berkelanjutan. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji metode pembelajaran bahasa Arab di pesantren, kajian yang secara khusus mengungkap implementasi sistem Mulāzamah sebagai model pembelajaran berbasis pendampingan intensif masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi sistem Mulāzamah dalam pembelajaran bahasa Arab di Pondok Pesantren Islam Al Mukmin serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung efektivitasnya dalam meningkatkan kompetensi berbahasa Arab santri. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis sistem Mulāzamah sebagai model pembelajaran yang mengintegrasikan pembelajaran formal, pembiasaan penggunaan bahasa Arab (bi'ah lughawiyyah), pendampingan intensif oleh guru (mulāzim), dan pembinaan karakter santri dalam satu sistem pembelajaran yang berkesinambungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang melibatkan pimpinan pesantren, pengajar bahasa Arab, serta santri sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem Mulāzamah mampu membangun bi'ah lughawiyyah yang kondusif sehingga meningkatkan intensitas penggunaan bahasa Arab dalam aktivitas akademik maupun kehidupan sehari-hari santri. Sistem ini berkontribusi terhadap peningkatan penguasaan kosakata, keterampilan berbicara (mahārah al-kalām), keterampilan membaca (mahārah al-qirā'ah), serta pembentukan karakter disiplin, tanggung jawab, dan istiqamah dalam belajar. Efektivitas implementasi sistem Mulāzamah didukung oleh komitmen kelembagaan, keteladanan guru, pembiasaan komunikasi berbahasa Arab, serta integrasi pembelajaran formal dan nonformal dalam kehidupan pesantren. Temuan penelitian ini memperkuat konsep pembelajaran bahasa Arab berbasis pesantren yang menempatkan pendampingan intensif dan pembiasaan bahasa sebagai faktor utama peningkatan kompetensi kebahasaan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi pesantren dan lembaga pendidikan Islam dalam mengembangkan model pembelajaran bahasa Arab yang tidak hanya meningkatkan kompetensi linguistik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik secara berkelanjutan.