Harvest Arta Latifah
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Sistem Zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru di SMP Negeri 1 Sentolo Kabupaten Kulon Progo Harvest Arta Latifah
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 15, No 2 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v15i2.28153

Abstract

Evaluasi penting dilakukan untuk menilai kesesuaian antara tujuan kebijakan zonasi dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan dengan kenyataan pelaksanaannya di tingkat satuan pendidikan, serta sebagai bahan pertimbangan dalam perbaikan kebijakan seiring dengan perubahan sistem zonasi menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menyiarkan pelaksanaan kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 1 Sentolo Kabupaten Kulon Progo berdasarkan model evaluasi CSE-UCLA, dan 2) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian evaluatif. Lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Sentolo dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, panitia PPDB, guru, Widya Prada Ahli Muda Dinas Pendidikan, serta orang tua siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data peneliti menggunakan metode triangulasi sumber dan teknik untuk memastikan kebenaran data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan sistem zonasi di SMP Negeri 1 Sentolo belum sepenuhnya mencapai tujuan pemerataan peserta didik. Meskipun kebijakan mampu memperluas akses pendidikan, masih terjadi ketimpangan distribusi siswa akibat tingginya minat masyarakat terhadap sekolah tertentu. 1) Faktor pendukung dalam terlaksananya kebijakan meliputi regulasi yang jelas dan kesiapan sekolah, 2) faktor penghambat meliputi keterbatasan daya tampung, persepsi masyarakat tentang sekolah favorit, serta kurang optimalnya sosialisasi dan pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam penerapan kebijakan melalui peningkatan kualitas pemerataan sekolah dan penguatan sistem pengawasan.Kata kunci: Evaluasi Kebijakan, Sistem Zonasi, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)