Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS COLLABORATIVE GOVERNANCE PADA PENGELOLAAN BUM DESA UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA KEDUNGTURI, KECAMATAN TAMAN, KABUPATEN SIDOARJO Amanda Aditya Putri; Oktarizka Reviandani
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 7 (2026): 2026 Juli
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i7.992

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) telah menjadi salah satu instrumen utama pemberdayaan ekonomi desa di Indonesia. Namun, banyak BUMDes yang masih menghadapi kendala dalam pengelolaannya, khususnya dalam mengoptimalkan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kolaboratif governance dalam pengelolaan BUMDes "Surya Sejahtera" di Desa Kedungturi, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan kerangka teori Collaborative Governance dari Goldsmith dan Kettl (2009) yang mencakup delapan kriteria utama: struktur jaringan, komitmen terhadap tujuan bersama, kepercayaan antar peserta, tata kelola, akses terhadap otoritas, akuntabilitas/tanggung jawab distributif, berbagi informasi, dan akses terhadap sumber daya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola kolaboratif dalam pengelolaan BUMDes Surya Sejahtera telah berjalan cukup baik dengan berbagai aktor yang terlibat, meliputi pemerintah desa, pengurus BUMDes, LSM Bye Bye Plastic Bag Bali, pengelola minimarket, dan masyarakat Desa Kedungturi. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan seperti stagnasi kemitraan dengan Bye Bye Plastic Bag, rendahnya keaktifan mitra minimarket, dan belum adanya dokumen tata kelola formal untuk kerja sama eksternal tertentu. Penguatan mekanisme tata kelola, komitmen, dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya menjadi kunci agar tata kelola kolaboratif dapat terlaksana lebih efektif dan berkelanjutan.