Nurul Hatifah
Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan, Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGAWASAN DAN MITIGASI RISIKO KSOP KELAS I BALIKPAPAN TERHADAP KAPAL PENUMPANG DI PELABUHAN SEMAYANG PADA PERIODE ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2025 Nurul Alifya Zhafirah; Sitti Syamsiah; Nurul Hatifah
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 7 (2026): 2026 Juli
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i7.1014

Abstract

Peningkatan jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran menimbulkan berbagai risiko operasional, keselamatan, dan keamanan pelayaran di pelabuhan. Pelabuhan Semayang Balikpapan sebagai salah satu pelabuhan utama di Kalimantan Timur mengalami lonjakan arus penumpang yang cukup tinggi pada Lebaran tahun 2025. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang optimal oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran pelayanan kapal penumpang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mitigasi risiko yang dilakukan oleh KSOP Kelas I Balikpapan terhadap kapal penumpang di Pelabuhan Semayang selama periode angkutan Lebaran tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pegawai KSOP, pihak kepolisian, tenaga kesehatan pelabuhan, serta penumpang kapal. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan pengawasan dan mitigasi risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama yang muncul meliputi kepadatan penumpang, potensi kelebihan muatan, kesiapan kelaiklautan kapal, kondisi cuaca, serta gangguan keamanan dan ketertiban. Upaya mitigasi yang dilakukan KSOP meliputi pembentukan posko terpadu, pemeriksaan kelaiklautan kapal (ramp check), pengawasan manifest penumpang, pengaturan jadwal kapal, serta koordinasi lintas instansi. Secara umum, pengawasan dan mitigasi risiko telah berjalan dengan baik dan mampu mendukung kelancaran serta keselamatan angkutan laut selama periode Lebaran.