Wa Ode Munzila
Department of Resource and Environmental Economics, Faculty of Economics and Management, IPB University, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Dampak Sosial-Ekonomi Industri Pertambangan Nikel terhadap Masyarakat Sekitar Kawasan PT Z: Socio-Economic Impact Analysis of the Nickel Mining Industry on the Community Surrounding PT Z Wa Ode Munzila; A Faroby Falatehan; Nia Kurniawati Hidayat
Indonesian Journal of Agricultural Resource and Environmental Economics Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/y6fk0w49

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari keberadaan industri pertambangan nikel terhadap masyarakat di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, khususnya di sekitar kawasan industri PT Z. Pesatnya perkembangan industri pertambangan nikel telah membawa perubahan signifikan terhadap struktur mata pencaharian, kondisi sosial, serta dinamika ekonomi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan survei terhadap masyarakat serta tenaga kerja perusahaan. Analisis dampak sosial dilakukan secara deskriptif, sedangkan dampak ekonomi dianalisis menggunakan pendekatan Multiplier Effect dengan metode Keynesian Local Income Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sosial, keberadaan industri pertambangan nikel mendorong terjadinya pergeseran pekerjaan masyarakat dari sektor pertanian dan perikanan ke sektor pertambangan dan usaha penunjang, konflik lahan yang relatif telah teratasi melalui mediasi pemerintah desa, peningkatan infrastruktur wilayah, serta tumbuhnya berbagai usaha masyarakat. Dari sisi ekonomi, aktivitas pertambangan nikel memberikan dampak ekonomi total sebesar Rp10.926.705.536.000/tahun yang terdiri dari dampak langsung, tidak langsung, dan dampak imbas. Nilai multiplier effect sebesar 1,15 menunjukkan bahwa setiap peningkatan pengeluaran perusahaan sebesar Rp1.000.000 mampu meningkatkan pendapatan masyarakat lokal sebesar Rp1.150.000. Temuan ini menegaskan bahwa industri pertambangan nikel berperan signifikan dalam mendorong perekonomian lokal, meskipun tetap memerlukan pengelolaan yang berkelanjutan agar manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.