Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BIODIVERSITAS MUSUH ALAMI PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) YANG DI BERI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) Nurhijra Nurhijra; Mohamad Lihawa; Angry Pratama Solihin
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.11856

Abstract

Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui apakah Mikroorganisme Lokal (MOL) berpengaruh terhadap biodiversitas musuh alami pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L). Penelitian ini dilaksanakan pada November 2024–Maret 2025 di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kota Gorontalo, serta di Laboratorium Hama Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan konsentrasi (kontrol; 20 ml/L; 40 ml/L; 60 ml/L), masing-masing diulang empat kali sehingga menghasilkan 16 petak percobaan berukuran 340×200 cm dengan jarak tanam 60×50 cm dan total 240 tanaman sampel. Variabel pengamatan yang digunakan meliputi jenis-jenis musuh alami, populasi, kelimpahan populasi, dan keanekaragaman musuh alami pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ekosistem tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) teridentifikasi delapan spesies arthropoda, yaitu Diplacodes trivialis, Polistes stigma, Coccinella transversalis, Paederus fuscipes, Orthetrum serapia, Machimus sadyates, Orthetrum trinacria, dan Micraspis discolor. Pemberian mikroorganisme lokal (MOL) berpengaruh terhadap peningkatan populasi musuh alami, dengan perlakuan 60 ml/L dibandingkan perlakuan lainnya. Aplikasi Mikroorganisme Lokal (MOL) memengaruhi kelimpahan dan distribusi musuh alami pada agroekosistem cabai, dengan dominansi utama pada Paederus fuscipes. Nilai indeks keanekaragaman musuh alami pada seluruh perlakuan (20,40 dan 60 ml/L) berada pada kategori sedang.