Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik Berbasis Continuous Improvement dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Yayasan Supriyati . Supriyati
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di lingkungan yayasan masih menjadi tantangan, terutama akibat belum adanya kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik serta keterbatasan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah yang baik. Kondisi tersebut menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan, meningkatnya risiko pencemaran, serta belum optimalnya pemanfaatan sampah yang masih memiliki nilai guna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran anak-anak yayasan dalam melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik melalui pendekatan Continuous Improvement. Metode pelaksanaan menggunakan siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA) yang meliputi tahap perencanaan, sosialisasi dan edukasi, pelatihan dan implementasi, monitoring dan evaluasi, serta tindakan perbaikan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi, praktik langsung (learning by doing), penyediaan tempat sampah terpilah, serta pendampingan selama proses implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam membedakan serta memilah sampah organik dan anorganik dengan benar. Selain itu, penerapan sistem pemilahan sampah yang didukung oleh penyediaan sarana dan evaluasi berkala mampu meningkatkan kedisiplinan peserta dalam membuang sampah sesuai jenisnya. Implementasi konsep Continuous Improvement melalui siklus PDCA juga mendorong terjadinya perbaikan berkelanjutan terhadap sistem pengelolaan sampah di lingkungan yayasan, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Program ini tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas lingkungan, tetapi juga membentuk budaya peduli lingkungan pada anak-anak dan pengurus yayasan sebagai dasar pengelolaan sampah yang berkelanjutan.