Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kekuasaan Adat dan Partisipasi Politik Lokal dalam Pilkades Semerap Masa Orba 1980an-1991 Indra Muhammad Gandi; Gusti Asnan; Zulqayyim Zulqayyim; Kiki Saputra
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v12i1.113379

Abstract

Pemilihan kepala desa di Desa Semerap, Kabupaten Kerinci, menunjukkan ketegangan antara penyeragaman sistem pemerintahan nasional melalui UU. No. 5 Tahun 1979 dan praktik adat lokal. Sejak 1980 hingga 1991 sistem pemilihan calon kepala Desa Semerap selalu memadukan ketentuan adat eksklusif dengan regulasi formal, sehingga membatasi akses politik dan menimbulkan ketidakadilan prinsip kesetaraan demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi sejarah dan dinamika sistem pemilihan calon kepala desa di Desa Semerap melalui pendekatan sejarah, guna mengungkap interaksi antara adat lokal dan demokrasi formal. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan empat tahap, heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi untuk merekonstruksi peristiwa secara objektif. Sistem pemilihan kepala Desa Semerap sejak 1980 hingga 1991 didominasi lembaga adat melalui musyawarah seleksi calon dari ninik mamak dan depati sebelum pemilihan langsung, dengan legitimasi ganda formal-adat. Meskipun menimbulkan dinamika ketidakpuasan pada masyarakat akibat pembatasan akses non-adat. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan studi politik lokal dan pemerintahan berbasis adat dengan menunjukkan bagaimana hibridisasi antara institusi adat dan demokrasi formal dapat menghasilkan model demokrasi yang bersifat eksklusif. Temuan ini memperkaya kajian tentang relasi antara tradisi dan modernitas dalam politik lokal, sekaligus menegaskan bahwa pengakuan terhadap adat tanpa mekanisme inklusivitas berpotensi mereproduksi ketimpangan dalam praktik demokrasi di tingkat desa.