Maulidia Alqanita
Universitas Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KENDALA GURU DALAM MENGAJARKAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS TINGGI DENGAN MINAT BACA RENDAH DI SD NEGERI 187/I TERATAI Maulidia Alqanita; Deva Merlin Claudia; Cahya Karinna; Khoirunnisa; Silvina Noviyanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13191

Abstract

This study aims to describe the obstacles faced by teachers in teaching reading comprehension to upper-grade elementary school students with low reading interest at SD Negeri 187/I Teratai. This research employed a descriptive qualitative approach through observation and interviews with the fourth-grade teacher, Nursaadatul Fitri. The findings show that the teacher encountered several main challenges, including students’ lack of focus during lessons, passive participation in listening activities, unfamiliarity with reading seriously, and low reading interest. In the teaching process, the teacher used several strategies, such as oral reading, alternating reading, individual reading, rewriting the content of texts, and presenting the written results again to help students understand the reading material. The learning media used included textbooks, storybooks, photocopied materials, and reading resources from the school library. The findings also indicate that students’ low reading interest is influenced by home habits, parental attention, the surrounding environment, and the use of mobile devices. Although the teacher’s efforts have helped improve students’ reading comprehension, the results have not yet been optimal because reading achievement depends not only on the teacher, but also on family support and consistent reading habits.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS GAME EDUKASI PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SD NEGERI 182/I HUTAN LINDUNG Maulidia Alqanita; Ivta Juita Ananda; Eka Kurnia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas empat mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri 182/I Hutan Lindung melalui implementasi pembelajaran berbasis game edukatif. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya tingkat keaktifan siswa, di mana kurang dari 40% siswa aktif terlibat dalam proses pembelajaran konvensional berbasis ceramah. Desain Penelitian Tindakan Kelas (CAR) mengikuti model Kemmis dan McTaggart diterapkan, dengan 16 siswa kelas empat sebagai subjek. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi keaktifan siswa yang mencakup lima indikator: bertanya, menjawab pertanyaan, partisipasi diskusi, mengungkapkan pendapat, dan menyelesaikan tugas. Intervensi terdiri dari kegiatan pembelajaran terintegrasi game, termasuk kuis kelompok interaktif dan permainan flip bottle yang selaras dengan konten IPAS semester dua. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keaktifan belajar siswa setelah intervensi Siklus I, dengan persentase siswa yang aktif terlibat melebihi indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu minimal 75%. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis game edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 182/I Hutan Lindung melalui penerapan pembelajaran berbasis game edukasi. Latar belakang penelitian adalah rendahnya keaktifan siswa, di mana kurang dari 40% siswa aktif terlibat dalam proses pembelajaran dengan metode konvensional berbasis x-ray. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan subjek 16 siswa kelas IV. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi keaktifan siswa dengan lima indikator: bertanya, menjawab pertanyaan, partisipasi diskusi, mengemukakan pendapat, dan mengerjakan tugas. Tindakan yang diberikan berupa pembelajaran terintegrasi game edukasi, di antaranya kuis kelompok interaktif dan permainan flip bottle yang disesuaikan dengan materi IPAS semester genap. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keaktifan belajar siswa yang signifikan setelah penerapan tindakan pada Siklus I, dengan persentase siswa berkategori aktif melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu minimal 75%. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis game