Agata Nurul Azzizah
Universitas Veteran Bangun Nusantara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KASUS BUDAYA AKADEMIK DALAM MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 03 BOTO WONOSARI KABUPATEN KLATEN Agata Nurul Azzizah; Dwi Anggraeni Siwi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13322

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan budaya akademik sejak dini untuk mendukung keberhasilan penerapan kurikulum pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik budaya akademik siswa kelas IV di SDN 03 Boto Wonosari serta menentukan faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 03 Boto Wonosari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas pembelajaran, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya akademik siswa tercermin dari antusiasme yang tinggi saat melakukan pengamatan, kemampuan kerja sama kelompok yang baik, keberanian mempresentasikan hasil percobaan, serta mulai terbentuknya sikap jujur dalam pelaporan data praktik. Faktor pendukung keberhasilan ini meliputi kreativitas guru dalam menggunakan alat peraga nyata dan penciptaan suasana kelas yang menyenangkan. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan adalah keterbatasan alat peraga sains di sekolah serta adanya perbedaan kecepatan belajar antar siswa yang menyebabkan pemahaman materi teoretis menjadi kurang merata. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa budaya akademik siswa kelas IV telah terbentuk secara positif melalui pendekatan praktikum, namun memerlukan penguatan pada aspek ketersediaan fasilitas pendukung untuk menyeimbangkan pemahaman konsep seluruh siswa.