Rafu Rafli
Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN PEMBELAJARAN IPS DALAM MENANAMKAN NILAI KARAKTER PEDULI SOSIAL SISWA SEKOLAH DASAR KELAS IV DI SDN 07 ANDALEH Radiatul Is Nindi; Reza Aulia Wiyandika; Regina Anggita; Rafu Rafli; Susi Ratnasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of Social Studies (IPS) learning in instilling social awareness values ​​in fourth-grade students at SDN 07 Andaleh. The study used a descriptive qualitative approach with observation, interviews, and documentation techniques. The results indicate that IPS learning plays a significant role in fostering students' attitudes of cooperation, tolerance, responsibility, and social awareness through group discussions, mutual assistance, and maintaining a clean school environment. Teachers also serve as role models in instilling social awareness values ​​in students. However, obstacles remain, such as low participation and social awareness among some students. Therefore, IPS learning should not only develop knowledge but also shape students' social character from elementary school. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam menanamkan nilai karakter peduli sosial pada siswa kelas IV SDN 07 Andaleh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS berperan penting dalam membentuk sikap kerja sama, toleransi, tanggung jawab, dan kepedulian sosial siswa melalui kegiatan diskusi kelompok, saling membantu, dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Guru juga berperan sebagai teladan dalam menanamkan nilai peduli sosial kepada siswa. Namun, masih ditemukan kendala berupa rendahnya partisipasi dan kesadaran sosial sebagian siswa. Dengan demikian, pembelajaran IPS tidak hanya mengembangkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter sosial siswa sejak sekolah dasar.