Iqbal Muhammad Aris Ali
Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Khairun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH LITERASI KEUANGAN, GAYA HIDUP, SIKAP KEUANGAN, DAN UANG SAKU TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA PADA PERGURUAN TINGGI DI KOTA TERNATE Estiani Umasugi; Iqbal Muhammad Aris Ali; Meliana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, gaya hidup, sikap keuangan, dan uang saku terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa pada perguruan tinggi di Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Program Studi Akuntansi di Universitas Khairun dan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 341 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS dengan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pemahaman mahasiswa mengenai keuangan, maka semakin baik kemampuan mahasiswa dalam pengelola keuangan pribadi. Gaya hidup berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa, yang berarti semakin tinggi gaya hidup mahasiswa maka semakin rendah kemampuan pengelolaan keuangannya. Sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa, sehingga mahasiswa dengan sikap keuangan yang baik cenderung memiliki pengelolaan keuangan yang lebih baik. Selain itu, uang saku juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa, yang menunjukkan bahwa mahasiswa yang mampu mengelola uang saku dengan baik cenderung memiliki perilaku pengelolaan keuangan yang lebih efektif. Secara simultan literasi keuangan, gaya hidup, sikap keuangan dan uang saku berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan. Dengan adanya pengelolaan keuangan yang bijak dapat membentuk perilaku keuangan mahasiswa yang lebih baik.