Susanti Jarfi
Nusa Putra University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN BAHASA ISYARAT DALAM PEMBELAJARAN PKPBI PADA SISWA TUNARUNGU KELAS 1B DI SLB NEGERI HANDAYANI Susanti Jarfi; Sajidin Sajidin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan bahasa ikonik dalam pembelajaran PKPBI (Proses Kegiatan Pembelajaran Bahasa Indonesia) pada siswa tunarungu kelas 1B di SLB Negeri Handayani. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru kelas dan siswa tunarungu kelas 1B. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa isyarat digunakan sebagai media utama dalam menyampaikan materi Bahasa Indonesia, seperti pengenalan huruf, pengenalan kosakata, penyampaian instruksi dan penyusunan kalimat sederhana. Penggunaan bahasa isyarat yang dipadukan dengan media visual, seperti gambar dan kartu kata, mampu membantu siswa memahami materi, meningkatkan kreatifitas, rasa percaya diri, serta keterlibatan mareka dalam proses pembelajaran. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala antara lain perbedaan tingkat pemahaman bahasa isyarat antara siswa, keterbatasan pemahaman makna tertentu dan kurangnya media pendukung pembelajaran. Guru mengatasi hambatan tersebut melalui banyaknya materi, memberikan bimbingan individu, serta pemanfaatan alat peraga konkret dan media visual. Dengan demikian, penerapan bahasa isyarat terbukti memberikan kontribusi positif dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, komunikatif dan inklusif serta mendukung perkembangan kemampuan literasi dasar siswa tunarungu.