Urgensi penelitian ini dihilangkan pada kesenjangan yang signifikan antara tuntutan Standar Nasional Pendidikan dengan realitas rendahnya kompetensi pedagogik guru, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital dan penerapan metode pembelajaran inovatif yang masih didominasi pola konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam mengenai manajemen mutu supervisi akademik kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru di SDN Cibungur, Kabupaten Purwakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap siklus manajemen mutu. Analisis data menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan dirancang secara partisipatif melalui penyusunan program tahunan dan jadwal yang transparan guna mereduksi kecemasan guru; (2) Penerapan ( Do ) menerapkan teknik kunjungan kelas, pelatihan klinis, dan bimbingan integrasi TIK secara humanis-kolaboratif; (3) Evaluasi ( Check ) berbasis data instrumen Penilaian Kinerja Guru (PKG) yang menunjukkan peningkatan skor dimensi pedagogik dan korelasi positif pada antusiasme belajar siswa; dan (4) Tindak lanjut ( Act ) diwujudkan melalui rapat refleksi kolektif serta In-House Training (IHT) berbasis tutor sebaya untuk menjembatani padu digital. Kendala utama meliputi beban administrasi klerikal guru yang tinggi dan resistensi laten. Solusi strategi yang diterapkan kepala sekolah berupa format penyederhanaan pelaporan, pendekatan psikologis yang dialogis, serta optimalisasi forum KKG. Simpulan penelitian menegaskan bahwa penerapan siklus PDCA ( Plan, Do, Check, Act ) secara konsisten mampu mentransformasi supervisi akademik dari sekedar ritual administratif menjadi instrumen organik peningkatan mutu pendidik.