Imam Munandar
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KOMPARATIF KELAYAKAN ISI BUKU TEKS GEOGRAFI KELAS XI Imam Munandar; Rery Novio
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17675

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan isi tiga buku teks Geografi Kelas XI Kurikulum Merdeka terbitan Kemendikbudristek, Erlangga, dan Bumi Aksara berdasarkan empat karakteristik: 1) kesesuaian materi dengan Capaian Pembelajaran BSKAP No. 046/H/KR/2025, 2) keakuratan konsep, 3) kedalaman dan keluasan materi, serta 4) relevansi dengan perkembangan ilmu. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Objek penelitian adalah dokumen buku teks Geografi Kelas XI. Instrumen berupa lembar analisis isi yang divalidasi ahli materi. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan model Miles dan Huberman. Uji keabsahan data menggunakan kredibilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan ketiga buku dinyatakan sangat layak digunakan. Buku Erlangga memperoleh skor tertinggi 95% dengan kategori Sangat Layak, unggul pada kedalaman studi kasus tiap provinsi dan relevansi teknologi melalui integrasi SIG, IPCC AR6, dan InaTEWS/InaRISK. Buku Kemendikbudristek memperoleh skor 94,5% kategori Sangat Layak, unggul pada keselarasan redaksi CP dan keakuratan konsep dengan 95% data valid merujuk BIG, BPS 2024, dan BNPB. Buku Bumi Aksara memperoleh skor 92,25% kategori Sangat Layak, unggul pada konteks data demografi BPS 2024 dan kebijakan nasional RPJMN. Temuan ini sejalan dengan penelitian Santoso et al. (2024) bahwa buku Kurikulum Merdeka memiliki kelayakan isi 93%. Disimpulkan bahwa ketiga buku telah selaras dengan CP, namun guru tetap memerlukan pendampingan implementasi dan pengembangan LKPD diferensiasi agar capaian pembelajaran tercapai optimal. [i]