Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan isi tiga buku teks Geografi Kelas XI Kurikulum Merdeka terbitan Kemendikbudristek, Erlangga, dan Bumi Aksara berdasarkan empat karakteristik: 1) kesesuaian materi dengan Capaian Pembelajaran BSKAP No. 046/H/KR/2025, 2) keakuratan konsep, 3) kedalaman dan keluasan materi, serta 4) relevansi dengan perkembangan ilmu. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Objek penelitian adalah dokumen buku teks Geografi Kelas XI. Instrumen berupa lembar analisis isi yang divalidasi ahli materi. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan model Miles dan Huberman. Uji keabsahan data menggunakan kredibilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan ketiga buku dinyatakan sangat layak digunakan. Buku Erlangga memperoleh skor tertinggi 95% dengan kategori Sangat Layak, unggul pada kedalaman studi kasus tiap provinsi dan relevansi teknologi melalui integrasi SIG, IPCC AR6, dan InaTEWS/InaRISK. Buku Kemendikbudristek memperoleh skor 94,5% kategori Sangat Layak, unggul pada keselarasan redaksi CP dan keakuratan konsep dengan 95% data valid merujuk BIG, BPS 2024, dan BNPB. Buku Bumi Aksara memperoleh skor 92,25% kategori Sangat Layak, unggul pada konteks data demografi BPS 2024 dan kebijakan nasional RPJMN. Temuan ini sejalan dengan penelitian Santoso et al. (2024) bahwa buku Kurikulum Merdeka memiliki kelayakan isi 93%. Disimpulkan bahwa ketiga buku telah selaras dengan CP, namun guru tetap memerlukan pendampingan implementasi dan pengembangan LKPD diferensiasi agar capaian pembelajaran tercapai optimal. [i]