As’ad Mudzofar
MAHASISWA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

JEJAK PERJUANGAN ULAMA DAN MASYARAKAT DALAM SEJARAH BERDIRINYA PONDOK PESANTREN SUBULUSSALAM DI OKU TIMUR As’ad Mudzofar; Ahmad Ulin Ni’am; Ade Rosad
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 03, September 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17743

Abstract

Pondok Pesantren Subulussalam di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang tumbuh dari semangat perjuangan ulama dan dukungan masyarakat dalam mengembangkan pendidikan keagamaan. Berdirinya pondok pesantren ini tidak terlepas dari adanya cita-cita para tokoh agama untuk menyediakan wadah pendidikan Islam yang mampu membentuk generasi berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jejak perjuangan ulama dan masyarakat dalam proses berdirinya Pondok Pesantren Subulussalam OKU Timur, meliputi latar belakang pendirian, peran tokoh perintis, serta kontribusi masyarakat dalam mendukung perkembangan pesantren. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode penelitian sejarah dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelusuran sumber-sumber terkait, dokumentasi, serta kajian literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberadaan Pondok Pesantren Subulussalam merupakan hasil dari kerja sama dan perjuangan kolektif antara ulama, pengelola lembaga, dan masyarakat sekitar. Peran ulama menjadi dasar utama dalam membangun visi pendidikan Islam, sementara masyarakat memberikan dukungan moral, material, dan sosial dalam proses pengembangannya. Dengan semangat kebersamaan tersebut, Pondok Pesantren Subulussalam mampu berkembang menjadi lembaga pendidikan Islam yang berperan dalam mencetak generasi yang religius serta memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan Islam di OKU Timur.