Naya Devinta Hidayati
UIN Sunan Ampel Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AKTUALISASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK PENINGKATAN KESEHATAN DAN KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN DI DESA KEDUNGCALUK, PROBOLINGGO Anastasya Rahma Nur Faizah; Naya Devinta Hidayati; Muhammad Reza Wahyuliadi; Ivan Mardianto Kusuma; Sahrul Himawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17861

Abstract

Permasalahan kesehatan masyarakat dan penurunan kualitas lingkungan masih menjadi tantangan utama pembangunan desa, sebagaimana tercermin di Desa Kedungcaluk, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, di mana sekitar 80% masyarakat belum menerapkan pengelolaan sampah yang baik dan masih membuang sampah ke sungai serta membakarnya secara terbuka, disertai rendahnya pengetahuan remaja mengenai pencegahan stunting dan terbatasnya legalitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil program pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan di Desa Kedungcaluk melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penguatan Posyandu Remaja sebagai upaya pencegahan stunting, pengelolaan sampah berbasis rocket stove/insinerator, serta pendampingan legalitas UMKM. Program dilaksanakan oleh 17 mahasiswa selama Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler lima minggu (17 Juni-23 Juli 2026) dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), meliputi survei, wawancara dengan enam kepala dusun, dan Focus Group Discussion bersama perangkat desa, kader kesehatan, dan perwakilan remaja untuk menyusun program prioritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Posyandu Remaja berhasil membentuk Kader Kesehatan Remaja yang ditetapkan melalui Surat Keputusan desa dan melaksanakan kegiatan pelayanan pertama secara mandiri berupa pemeriksaan kesehatan, pengukuran antropometri, serta edukasi kesehatan reproduksi. Pembangunan insinerator sederhana mendapat respons positif masyarakat dan mengurangi kebiasaan membuang sampah ke sungai. Pendataan UMKM meningkatkan kesadaran pelaku usaha akan pentingnya legalitas Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Halal. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan pengetahuan, partisipasi, dan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam mewujudkan desa yang lebih sehat, bersih, dan produktif secara berkelanjutan.