Teripang merupakan biota laut yang memiliki peran ekologis penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dasar perairan serta bernilai ekonomi tinggi sebagai komoditas perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi komunitas teripang, mengkaji pola distribusinya berdasarkan karakteristik habitat, serta menilai hubungan antara parameter lingkungan dan kelimpahan teripang di perairan Pulau Buku Limau, Kabupaten Belitung Timur. Pengambilan data dilakukan pada tiga stasiun pengamatan menggunakan metode transek kuadrat berukuran 1×1 m dengan interval 10 m. Setiap individu teripang yang ditemukan diidentifikasi hingga tingkat spesies, dihitung jumlah individunya, dan diukur parameter lingkungan meliputi suhu, salinitas, pH, kecerahan, kedalaman, kecepatan arus, serta tipe substrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan dua spesies teripang, yaitu Holothuria atra dan Holothuria scabra, dengan total 40 individu. Nilai indeks keanekaragaman (H’ = 0,50) tergolong rendah, keseragaman (E = 0,72) tinggi, dan dominansi (C = 0,68) sedang, menunjukkan komunitas yang relatif stabil dengan dominansi spesies tertentu. Pola distribusi berdasarkan indeks Morisita memperlihatkan sebaran yang cenderung seragam di ketiga stasiun, yang erat kaitannya dengan kondisi lingkungan yang homogen dan stabil. Parameter lingkungan seperti suhu, salinitas, pH, dan substrat pasir karang menjadi faktor utama yang mendukung keberadaan dan penyebaran teripang. Secara keseluruhan, kondisi perairan Pulau Buku Limau tergolong optimal bagi kehidupan Holothuria sp. dan berpotensi mendukung pengelolaan sumber daya teripang secara berkelanjutan di wilayah pesisir Kabupaten Belitung Timur.