Nindy Elvionita Sari
Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan, Universitas Bangka Belitung, Bangka, Indonesia 33172

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakteristik Hubungan Panjang–Berat dan Reproduksi Ikan Selar Kuning (Selaroides leptolepis) yang Didaratkan di Pelabuhan Pangkal Balam, Bangka Belitung Azizah Azizah; Nabila Nurrulhusna; Nindy Elvionita Sari; Nabil Sapitra
Akuatiklestari Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v9i2.8230

Abstract

Ikan selar kuning (Selaroides leptolepis) merupakan ikan pelagis kecil yang memiliki peran penting dalam perikanan tangkap dan ketahanan pangan di perairan Bangka Belitung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan panjang–berat, performa reproduksi, serta dinamika fekunditas dan diameter telur ikan selar kuning yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pangkal Balam. Penelitian dilaksanakan pada bulan September–Oktober 2025. Parameter yang diamati meliputi panjang total, bobot tubuh, nisbah kelamin, indeks kematangan gonad (IKG), fekunditas, dan diameter telur. Hubungan panjang–berat dianalisis menggunakan regresi, sedangkan parameter reproduksi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan panjang–berat yang positif dan kuat, mencerminkan kondisi pertumbuhan dan fisiologis populasi yang baik. Nisbah kelamin dan nilai IKG menunjukkan variasi musiman, dengan aktivitas reproduksi tertinggi terjadi pada bulan September, diikuti fase pasca pemijahan pada bulan Oktober yang ditandai oleh penurunan dan homogenitas nilai IKG. Bobot tubuh berhubungan positif dengan fekunditas, meskipun nilai koefisien determinasi sedang menunjukkan bahwa produksi telur dipengaruhi oleh berbagai faktor biologis dan lingkungan. Diameter telur relatif stabil pada kedua periode pengamatan, mengindikasikan adanya mekanisme alokasi energi reproduksi yang terkontrol serta strategi pemijahan parsial. Temuan ini memberikan dasar ilmiah penting untuk mendukung pengelolaan perikanan ikan selar kuning yang berkelanjutan di perairan Bangka Belitung.