Baja perkakas SKD11 merupakan material yang banyak digunakan dalam industri manufaktur untuk aplikasi dies, punch, shear blade, dan berbagai komponen perkakas kerja dingin karena memiliki ketahanan aus yang tinggi, kekuatan tekan yang baik, serta kemampuan pengerasan yang sangat baik. Sifat mekanik baja SKD11 sangat dipengaruhi oleh perlakuan panas yang diberikan, terutama melalui proses hardening, quenching, dan tempering yang mampu mengubah struktur mikro material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh proses heat treatment terhadap perubahan struktur mikro baja SKD11. Metode penelitian dilakukan dengan memberikan perlakuan hardening pada temperatur 1040°C dengan holding time selama 120 menit, dilanjutkan proses quenching menggunakan media pendingin oli. Selanjutnya spesimen mengalami proses tempering pada temperatur 250°C dengan holding time selama 60 menit. Pengamatan struktur mikro dilakukan menggunakan mikroskop optik dengan pembesaran 800× setelah proses preparasi metalografi dan etsa. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa struktur mikro material awal (raw material) terdiri atas fasa ferrite dan pearlite. Setelah perlakuan hardening dan quenching, terjadi transformasi struktur mikro menjadi martensite dan cementite yang menunjukkan peningkatan potensi kekerasan material. Proses tempering pada temperatur 250°C menghasilkan struktur mikro berupa martensite temper dan ferrite yang lebih stabil dibandingkan kondisi setelah quenching. Perubahan struktur mikro yang terjadi menunjukkan bahwa perlakuan panas berpengaruh signifikan terhadap transformasi fasa pada baja SKD11.