Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI PERILAKU GEN Z TERHADAP MODIFIKASI KENDARAAN YANG LEBIH MEMENTIKANGKAN ESTETIKA DIBANDINGKAN KENYAMANAN DAN KESELAMATAN BERKENDARA DI KOTA BANDUNG Muhammad Rafaulda Isban; Kristaka Nugratama; Wahid Munawar
Journal of Scientech Research and Development Vol 8 No 1 (2026): JSRD, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v8i1.1580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku Generasi Z (Gen Z) di Kota Bandung terhadap tren modifikasi kendaraan, khususnya mengenai preferensi yang lebih mengutamakan aspek estetika dibandingkan kenyamanan dan keselamatan berkendara. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 55 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak statistik JASP versi 0.96.0 untuk menghitung nilai mean, standar deviasi, serta distribusi data melalui uji skewness dan kurtosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi modifikasi Gen Z berada pada kategori moderat (Mean = 10,71) yang dipengaruhi oleh media sosial dan ekspresi diri. Sementara itu, pemilihan jenis modifikasi menunjukkan kecenderungan yang seimbang antara estetika dan fungsional (Mean = 10,07). Temuan paling krusial menunjukkan bahwa persepsi risiko keselamatan berada pada tingkat yang rendah (Mean = 8,855), dengan distribusi data yang sangat runcing (kurtosis = 5,035). Hal ini mengindikasikan bahwa mayoritas Gen Z di Kota Bandung memiliki kesadaran risiko yang minim dan cenderung mengabaikan regulasi demi kepuasan visual. Simpulan dari penelitian ini menegaskan adanya urgensi edukasi keselamatan berkendara bagi para modifikator muda agar aspek estetika tidak mengorbankan keselamatan di jalan raya. This study aims to analyze the behavior of Generation Z (Gen Z) in Bandung towards vehicle modification trends, specifically regarding the preference for aesthetic appeal over driving comfort and safety. Using a descriptive quantitative approach, data were collected via an online questionnaire from 55 respondents selected through a purposive sampling technique. Data analysis was performed using JASP statistical software version 0.18.3 to determine the mean, standard deviation, and data distribution through skewness and kurtosis tests. The results indicate that Gen Z's motivation for modification falls into the moderate category (Mean = 10.71), largely driven by social media influence and self-expression. Meanwhile, the choice of modification type shows a balanced trend between aesthetics and functionality (Mean = 10.07). The most critical finding reveals that risk perception regarding safety is at a low level (Mean = 8.855), with a highly peaked data distribution (Kurtosis = 5.035). This suggests that the majority of Gen Z in Bandung possess minimal risk awareness and tend to overlook traffic regulations for the sake of visual satisfaction. The conclusion of this study highlights the urgent need for road safety education targeting young customizers to ensure that aesthetic pursuits do not compromise safety on the road.