Penelitian ini membahas perbandingan dan implementasi multi-metode optimasi untuk mengatasi masalah penataan barang tiga dimensi atau Three-Dimensional Bin Packing Problem (3D-BPP) dalam konteks perusahaan AKJAM yang bergerak di bidang logistik dan distribusi barang. Permasalahan utama yang dihadapi oleh perusahaan AKJAM adalah bagaimana menyusun berbagai produk ke dalam ruang penyimpanan atau kabin secara efisien agar kapasitas penyimpanan dapat dimaksimalkan tanpa menyebabkan kerusakan barang. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, digunakan 4 pendekatan yang berbeda, yakni: Mixed Integer Programming (MIP), Algoritma Greedy Fitted First Decreasing (FFD), Algoritma Greedy Best Fit Empty Place (BFEP), dan Metaheuristik Genetic Algorithm (GA). MIP digunakan untuk mendapatkan solusi optimal secara matematis, sementara Algoritma Greedy dan GA digunakan untuk mengevaluasi kinerja dalam hal kecepatan komputasi dari masalah yang memiliki orientasi barang yang berbeda/felksibel. Implementasi dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python dan terintegrasi melalui framework Streamlit dengan pustaka optimasi Gurobi (untuk MIP) serta algoritma custom (untuk Greedy dan GA). Dalam penelitian ini, ukuran dan bentuk ruang kabin yang digunakan sesuai dengan kebutuhan dari pengguna, sedangkan setiap barang memiliki ukuran 75×45×20 mm. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membuktikan bahwa penerapan metode 3D-BPP mampu membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi penataan, mengurangi ruang kosong, serta meminimalkan waktu dan biaya dalam proses pengemasan dan distribusi.[1], [2], [3], [4], [5], [6]