Anis Mirza
Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI CHATBOT BERBASIS NATURAL LANGUAGE PROCESSING (NLP) PADA PLATFORM WHATSAPP UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI PELAYANAN INFORMASI PASIEN KLINIK KHITAN DR. SARWOKO Dzaki Rozaan; Anis Mirza
Journal of Scientech Research and Development Vol 8 No 2 (2026): JSRD, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v8i2.1667

Abstract

Klinik Khitan dr. Sarwoko masih mengandalkan sistem pelayanan informasi pasien yang bersifat manual dan konvensional, di mana pasien harus menghubungi klinik melalui telepon atau datang langsung untuk memperoleh informasi mengenai layanan, jadwal, metode, dan biaya. Kondisi ini mengakibatkan keterbatasan layanan di luar jam operasional, inefisiensi kerja staf akibat pertanyaan yang berulang, serta proses pendaftaran manual yang rawan kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem chatbot berbasis Natural Language Processing (NLP) yang terintegrasi dengan platform WhatsApp guna meningkatkan efisiensi pelayanan informasi pasien. Sistem dibangun menggunakan Node.js dengan library Baileys sebagai antarmuka WhatsApp, Python Flask sebagai backend pemrosesan NLP, SQLite sebagai basis data, serta admin dashboard berbasis HTML/JavaScript. Metode NLP yang diterapkan adalah pendekatan klasifikasi intent berbasis rule-based yang mampu mengenali lebih dari 35 intent, didukung modul text preprocessing menggunakan library Sastrawi untuk stemming bahasa Indonesia. Pengujian sistem terdiri dari White Box Testing pada lima modul inti dengan rata-rata kompleksitas siklomatik V(G) = 4,0 dan tingkat keberhasilan 100%, Black Box Testing pada 28 skenario dengan tingkat keberhasilan 100%, serta kuesioner kepuasan yang melibatkan 20 responden dan menghasilkan skor rata-rata keseluruhan 4,42 dari skala 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa chatbot mampu memberikan layanan informasi selama 24 jam, merespons dengan rata-rata latensi 1,5 detik, dan mengotomatisasi proses pendaftaran pasien secara digital melalui WhatsApp.