Mengetahui strategi komunikasi pembangunan yang digunakan dalam pemberdayaan kesejahteraan masyarakat dalam meningkatkan kualitas rumah layak huni sebagai impelmentasi program BSPS di Desa Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun (2) untuk mengetahui faktor yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan program BSPS di Desa Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif Kualitatif. Berlokasi di Desa Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun. Informan dalam penelitian berjumlah tiga belas orang, terdiri dari tiga orang fasilitator, PPK BSPS, Kordinator Kabuapten dan Ketua Tim Verifikasi Wilayah I sebagai perwakilan dari tim BSPS, empat orang masyarakat penerima bantuan yang menjalankan program BSPS dan tiga orang dari masyarakat yang tidak mendapat bantuan. Teknik pengambilan data melalui proses wawancara menggunakan panduan wawancara (semi terstruktur), observasi dan penelusuran dokumen. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Huberman, dimulai dengan reduksi data, penyajian data hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pembangunan sebagai implementasi program BSPS berhasil terlaksana dengan adanya kebijakan yang dijalankan bersama dengan komunikasi dalam pemberdayaan masyarakat, sehingga implementasi program BSPS berjalan dengan baik dengan adanya sumber daya manusia yang lebih berkompenten. Faktor penghambat pelaksanaan program ini adalah pembangunan yang belum selesai pada waktunya karena penerima bantuan tidak menyadari pentingnya kerja sama dan komunikasi dalam pembangunan.