Pierre Ronald Tumurang
Universitas Kristen Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTERPRETASI LIRIK SEBAGAI PESAN KOMUNIKASI PADA LAGU POP LAWAS BARAT OLEH GENERASI Z (STUDI TERHADAP PENONTON FESTIVAL BAND DI JAKARTA) Pierre Ronald Tumurang
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.9708

Abstract

Penelitian ini membahas interpretasi lirik sebagai pesan komunikasi pada lagu pop lawas Barat oleh Generasi Z, khususnya penonton festival band lokal di Jakarta. Fenomena ini penting dikaji karena lagu pop lawas Barat masih dikonsumsi, dibawakan ulang, dan dimaknai oleh generasi muda di tengah dominasi platform digital dan musik populer modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif interpretatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap enam narasumber Generasi Z berusia 18 sampai 28 tahun yang memiliki pengalaman menonton festival band lokal di Jakarta, serta didukung dokumentasi pertunjukan dan materi digital. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan interpretasi menggunakan teori resepsi audiens Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z berperan sebagai audiens aktif dalam memaknai lirik lagu pop lawas Barat. Interpretasi mereka tidak bersifat tunggal, melainkan dipengaruhi oleh pengalaman hidup, suasana hati, keluarga, media sosial, kemampuan memahami bahasa Inggris, dan pengalaman kolektif dalam festival. Posisi pemaknaan yang paling dominan adalah negotiated reading, yaitu ketika audiens menerima pesan utama lagu, tetapi menyesuaikannya dengan konteks kehidupan mereka sebagai anak muda masa kini. Lagu pop lawas Barat tidak hanya dipahami sebagai hiburan atau nostalgia, tetapi juga sebagai ruang refleksi emosional, pengalaman sosial, pencarian identitas, dan negosiasi makna antara budaya musik Barat dan konteks Generasi Z di Indonesia.