Sitti Ainie
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN TEH HERBAL DAUN SALAM, DAUN MINT, DAN JERUK NIPIS SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL SUMBER ANTIOKSIDAN Amelia Putri; Rifalya Prame Putri; Sitti Ainie; Umniy Yatunnisa; Jihan Khairani Putri
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/s9d89m23

Abstract

Pengembangan produk makanan fungsional berbasis bahan alami menawarkan peluang besar untuk memberikan manfaat kesehatan melalui aktivitas antioksidan yang kuat. Studi ini bertujuan untuk mengoptimalkan formulasi teh herbal yang terbuat dari daun salam (Syzygium polyanthum), daun mint (Mentha piperita L.), dan jeruk nipis (Citrus aurantifolia), dengan fokus pada aktivitas antioksidannya. Studi ini menggunakan pendekatan eksperimental melalui metode desain campuran yang didukung oleh perangkat lunak Design-Expert. Rentang proporsi bahan yang digunakan adalah 40–60% untuk daun salam, 20–40% untuk daun mint, dan 0–20% untuk jeruk nipis, dengan komposisi total 100%. Sebanyak 14 formulasi diuji aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH, dengan persentase penghambatan radikal bebas sebagai ukuran utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formulasi menunjukkan aktivitas antioksidan yang tinggi, dengan nilai penghambatan berkisar antara 78,95% hingga 89,31%. Daun salam memberikan kontribusi paling signifikan terhadap peningkatan aktivitas penghambatan, sementara daun mint dan jeruk nipis berperan sebagai komponen pendukung. Analisis statistik mengidentifikasi model kuadratik sebagai model terbaik, meskipun tidak mencapai signifikansi statistik yang sempurna. Optimasi numerik menghasilkan formulasi optimal dengan komposisi 60,00% daun salam, 23,89% daun mint, dan 16,11% jeruk nipis, yang diperkirakan memiliki nilai inhibisi 86,18% dengan nilai keingingan 0,698. Formulasi ini menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan menjadi minuman teh herbal fungsional dengan aktivitas antioksidan yang superior.