Venisia Motila, 2026. Analisis Metode Karya Wisata Terhadap kemampuan Berbahasa Ekspresif (Berbicara) Anak Usia Dini di TK Kasih Bangsa Palu. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah. Ketua Tim Pembimbing: Ni Putu Murniasih S, S.Pd., M.Pd dan Anggota Tim Pembimbing: I Gede Raka Mudana, S.Pd., M.Ag. Metode karya wisata merupakan salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa ekspresif (berbicara) anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan metode karya wisata terhadap kemampuan berbahasa ekspresif (berbicara) Anak Usia Dini di TK Kasih Bangsa Palu dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode karya wisata terhadap kemampuan berbahasa ekspresif (berbicara) Anak Usia Dini di TK Kasih Bangsa Palu. Penelitian ini dilakukan di TK Kasih Bangsa Palu dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi metode karya wisata di TK Kasih Bangsa Palu metode karya wisata berpengaruh positif terhadap kemampuan berbahasa ekspresif anak usia dini. Kegiatan ini membuat anak lebih berani berbicara, mampu mendeskripsikan pengalaman dengan bahasanya sendiri, serta meningkatkan kelancaran dan kepercayaan diri dalam berkomunikasi. Metode karya wisata yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi terbukti efektif karena memberikan pengalaman belajar langsung yang bermakna. Guru berperan sebagai fasilitator dan orang tua sebagai pendukung dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak. Sedangkan faktor pendukung utama meliputi pemilihan tempat yang menarik dan sesuai usia anak, kesiapan guru dalam memfasilitasi interaksi, dukungan finansial serta partisipasi orang tua, transportasi yang aman, suasana kegiatan yang menyenangkan, serta koordinasi dengan pihak tujuan. Sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu kunjungan, kurangnya informasi dan koordinasi dengan pihak tujuan, kondisi tempat yang ramai atau tiba-tiba tutup, serta penyampaian informasi dari pihak lokasi yang terkadang tidak sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Kendala teknis seperti cuaca atau keterlambatan juga dapat muncul, namun umumnya dapat diatasi dengan persiapan matang dan pengalaman guru. Kata Kunci: Metode Karya Wisata, Kemampuan Berbahasa Ekspresif, Pendidikan Anak Usia Dini