Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN SEDIAAN EMULGEL EKSTRAK KULIT BUAH TARRA (Artocarpus elasticus) DAN PENENTUAN KADAR FLAVONOID TOTAL SEBAGAI KANDIDAT ANTIAGING ALAMI Anshari Masri; Muhammad Taufiq Duppa; Syafruddin; Rahmadani; Delvi Sara Jihan Pahira; Ermawati; Syachriyani Syachrir
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/b5jmaz51

Abstract

Penuaan kulit merupakan suatu proses alami yang tidak dapat dicegah. Kondisi ini akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang berkaitan dengan proses penuaan, termasuk meningkatnya kejadian penuaan kulit. Perubahan pada kulit akibat penuaan dapat berdampak pada kehidupan sosial seseorang, mengingat kulit adalah organ yang paling sering terkena pengaruh lingkungan luar dan juga menjadi bagian tubuh yang paling terlihat saat berinteraksi dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan  kadar flavonoid ekstrak kulit buah tarrra dan mengetahui karateristik fisik dan stabilitas sediaan emulgel ekstrak kulit buah tarra (Artocarpus elasticus).  Metode penelitian ini yaitu bersifat eksperimental  laboratorium dengan melakukan evaluasi stabilitas fisik sediaan emulgel ekstrak kulit buah tarra (Artocarpus elasticus) sebelum dan setelah cycling test.  Hasil Penelitian skrining fitokimia didapatkan kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, tanin. Kadar flavonoid total ekstrak kulit buah tarra (Artocarpus elasticus) dengan spektrofotometri UV-VIS didapatkan kadar sebesar 0.3680. Dan evaluasi stabilitas sediaan emulgel menunjuukkan bahwa kestabilan fisiknya baik, baik sebelum maupun setelah cycling test, dilihat dari aspek organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. 
Formulation And Antibacterial Effectiveness Test Of Ethyl Acetate And Methanol Extract Gel From Patchouli Leaf (Pogostemon Cablin Benth) Against Acne-Causing Bacteria Muhammad Taufiq Duppa; Anshari Masri; Syafruddin; Ermawati
Afiyatun Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 2 (2026): March
Publisher : PT. Edukasi Ahmad Kirang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Acne is an infection characterized by inflammation of the polysebocyte layer caused by microorganisms such as Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, and Propionibacterium acnes. Antibiotic use can lead to drug resistance, making natural ingredients a viable alternative. Patchouli leaves (Pogostemon cablin Benth) contain flavonoids, saponins, and tannins with antibacterial properties. Methods: This was a laboratory experimental study involving maceration extraction of patchouli leaf using ethyl acetate and methanol solvents, followed by gel formulation and antibacterial effectiveness testing (well diffusion method) against S. aureus, S. epidermidis, and P. acnes at 3%, 5%, and 7% extract concentrations. Results: Physical stability evaluation showed all gel preparations met semisolid criteria (organoleptic, homogeneity, pH 4.5–8.0, adhesiveness >1 s, spreadability 5–7 cm, viscosity 3000–50000 cPs, thixotropic flow). At 7% concentration, ethyl acetate and methanol extracts showed the greatest inhibitory zones against all tested bacteria. Conclusion: Gel preparations of ethyl acetate and methanol extracts of patchouli leaf (Pogostemon cablin Benth) showed good physical stability and effective antibacterial activity at all concentrations, with 7% showing the highest inhibitory effect.