Fikri Apriono
Institut Agama Islam Negeri Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Konsep Matematika Dan Nilai-Nilai Religius Dalam Permainan Tradisional Di Kampung Wisata Belajar Tanoker Ledokombo Jember: Identification of Mathematical Concepts and Religious Values in Traditional Games at the Tanoker Ledokombo Educational Tourism Village, Jember Mohammad Kholil; Fikri Apriono
Fenomena Vol 17 No 1 (2018): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v17i1.276

Abstract

This research is motivated by the gradual decline of traditional games due to modernization and students’ low understanding of abstract mathematical concepts. Traditional games hold great potential as media for learning mathematics and instilling religious values. This study aims to identify mathematical concepts and religious values embedded in traditional games played by children at the Tanoker Learning Tourism Village, Ledokombo, Jember. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal that the bamboo stilts game contains concepts of counting, right triangles, units of length, the Pythagorean theorem, and linear inequalities in one variable. The coconut shell stilts game includes counting, hemispherical geometry, and linear inequalities in one variable. The traditional clogs game involves counting, parallelism between two lines, and one-to-one correspondence. In conclusion, these three traditional games contain mathematical concepts suitable for elementary education while also fostering religious values such as hard work, independence, curiosity, and responsibility. This study recommends the development of mathematics learning designs based on Tanoker’s traditional games. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin tergerusnya permainan tradisional di tengah arus modernisasi serta rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep matematika yang bersifat abstrak. Padahal permainan tradisional menyimpan potensi besar sebagai media pembelajaran matematika dan penanaman nilai religius. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep matematika dan nilai-nilai religius dalam permainan tradisional yang dimainkan anak-anak di Kampung Wisata Belajar Tanoker, Ledokombo, Jember. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam permainan egrang bambu ditemukan konsep menghitung, segitiga siku-siku, satuan panjang, teorema Pythagoras, dan pertidaksamaan linear satu variabel. Pada egrang batok ditemukan konsep menghitung, bangun ruang setengah bola, dan pertidaksamaan linear satu variabel. Pada permainan bakiak ditemukan konsep menghitung, kesejajaran dua garis, dan korespondensi satu-satu. Kesimpulannya, ketiga permainan tradisional tersebut mengandung konsep matematika yang dapat diajarkan di sekolah dasar sekaligus menanamkan nilai religius seperti kerja keras, mandiri, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan rancangan pembelajaran matematika berbasis permainan tradisional Tanoker.