This Author published in this journals
All Journal JMTSS
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

THE INTERACTION CONCEPT OF STAKEHOLDERS IN THE LANGSA CITY URBAN FOREST AND MANGROVE FOREST DEVELOPMENT PROJECT Puteri Hanifah Hanni
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 7 No 1 (2026): April 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan RTH Taman Hutan Kota dan Ekowisata Hutan Mangrove di Kota Langsa memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah. Dalam pelaksanaannya, pengelolaan kawasan ini melibatkan berbagai stakeholders dengan peren dan kewenangan yang berbeda, sehingga memerlukan koordinasi lintas sektor yang efektif. Namun, koordinasi yang ada saat ini masih menunjukkan ruang untuk peningkatan, khususnya dalam menyelaraskan perencanaan, pelaksanaan, dan pemeliharaan kawasan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola interaksi antar stakeholders yang terlibat, serta mengembangkan konsep interaksi dalam Interface Management System (IMS) yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas koordinasi antar stakeholders. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Soft Systems Methodology (SSM) melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan elemen CATWOE dan model konseptual untuk memahami hubungan antar instansi dengan merumuskan solusi sistemik terhadap permasalahan interface yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan kawasan wisata telah berjalan, namun masih bersifat sektoral dan administratif, sehingga koordinasi antar instansi belum sepenuhnya terintegrasi. PT. Pekola sebagai pengelola kawasan menjalankan fungsi operasional sesuai kewenangannya, namun dalam beberapa aspek masih memerlukan dukungan kebijakan dan pengenggaran dari Pemerintah Kota Langsa. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan penerapan IMS melalui pembentukan divisi koordinatif di bawah Sekretariat Daerah (Setda) Kota Langsa sebagai pusat komunikasi dan pengawasan pariwisata. Implementasi sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan, dan mendukung tata kelola pariwisata yang berkelanjutan di Kota Langsa.