p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Cendekia Ilmiah
Puji Astuti
Universitas Esa Unggul Jakarta, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Service Quality, Product Quality, dan Corporate Image terhadap Customer Satisfaction dan Customer Loyalty Yuki Melinda Febiyanti; Puji Astuti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.16287

Abstract

Persaingan industri ritel kecantikan yang semakin kompetitif mendorong perusahaan untuk tidak hanya menawarkan produk berkualitas, tetapi juga membangun pengalaman pelanggan yang mampu menciptakan kepuasan dan loyalitas jangka panjang. Dalam konteks tersebut, pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi customer satisfaction dan customer loyalty menjadi penting bagi keberlanjutan bisnis ritel kecantikan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh service quality, product quality, dan corporate image terhadap customer satisfaction serta implikasinya terhadap customer loyalty pada pelanggan Sociolla di wilayah DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap dua ratus lima puluh responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode Covariance-Based Structural Equation Modeling (CB-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa product quality dan service quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer satisfaction, sedangkan corporate image tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Selain itu, product quality, service quality, dan corporate image terbukti berpengaruh signifikan terhadap customer loyalty, dengan product quality sebagai variabel yang paling dominan. Menariknya, customer satisfaction tidak menunjukkan pengaruh positif terhadap customer loyalty karena hubungan yang ditemukan bersifat negatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa loyalitas pelanggan lebih dipengaruhi oleh pengalaman langsung terhadap kualitas produk dan layanan dibandingkan kepuasan umum yang dirasakan pelanggan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan literatur pemasaran dan perilaku konsumen, sekaligus menawarkan implikasi strategis bagi industri ritel kecantikan dalam membangun loyalitas pelanggan yang berkelanjutan.
Menciptakan Pengalaman Merek sebagai Strategi Membangun Loyalitas pada Studi Peran Cinta Merek dan Autentisitas Merek Anggita Wahyu Dewi Maharani; Puji Astuti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12573

Abstract

Persaingan industri mi instan di Indonesia menuntut setiap merek untuk mampu membangun hubungan emosional yang kuat dengan konsumennya, terutama di kalangan mahasiswa yang memiliki perilaku konsumsi tinggi namun pilihan merek yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman merek, autentisitas merek, dan cinta merek terhadap loyalitas konsumen Indomie, serta menguji peran mediasi cinta merek. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling berbasis Covariance (CB-SEM) terhadap 271 responden mahasiswa di wilayah Jabodetabek yang mengonsumsi Indomie minimal sekali dalam seminggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman merek berpengaruh positif terhadap autentisitas merek dan cinta merek, sedangkan pengaruh langsung terhadap loyalitas tidak signifikan. Cinta merek terbukti menjadi mediator penting yang menghubungkan pengalaman merek dengan loyalitas, sementara autentisitas merek turut memperkuat keterikatan emosional konsumen. Implikasi manajerial yang diusulkan meliputi pengembangan strategi untuk menciptakan kebiasaan unik dalam mengonsumsi produk, inovasi varian rasa sesuai preferensi pasar, serta komunikasi pemasaran yang konsisten menonjolkan keunggulan khas merek. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis pada kajian perilaku konsumen dan praktis bagi pengembangan strategi pemasaran di industri mi instan.
Faktor Anteseden Brand Loyalty Konsumen Point Coffee Nabila Febi Handayani; Puji Astuti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12574

Abstract

Brand experience merupakan aspek penting dalam membentuk persepsi dan keterikatan konsumen terhadap suatu merek. Penelitian ini menekankan brand experience sebagai faktor utama yang memengaruhi brand loyalty pada konsumen coffee shop. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor anteseden dari brand loyalty, yaitu brand experience, perceived quality, brand trust dan brand love. Studi ini menggunakan Structural Equation Model berbasis Covariance (CB-SEM) dengan SmartPLS 4. Penelitian ini dilakukan pada 255 responden yang dipilih melalui metode purposive sampling, yaitu konsumen Point Coffee yang berusia 17 hingga 40 tahun dan berdomisili di wilayah Jabodetabek, serta telah mengonsumsi produk Point Coffee minimal 2 kali dalam 1 bulan terakhir. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif dari brand experience terhadap brand loyalty, perceived quality, brand trust dan brand love. Brand love berpengaruh positif terhadap brand loyalty, serta perceived quality tidak berpengaruh terhadap brand loyalty. Bagi merek, temuan ini dapat dimanfaatkan guna menyusun strategi pada peningkatan pengalaman dan hubungan emosional dengan konsumen untuk membangun loyalitas jangka panjang terhadap merek.